MAGELANG (KRJogja.com) – Kopi darat (kopdar) pecinta drone dari banyak daerah dilaksanakan di wilayah Borobudur Magelang, Minggu (19/3/2017). Sejak Minggu pagi mereka melakukan kegiatan terbang bareng di Punthuk Setumbu serta Gereja Ayam. Minggu siang mereka berada di komplek Taman Wisata Candi Borobudur (TWCB) untuk melakukan terbang bareng.

Ketua Panitia Nafies Mara Adhinta diantaranya mengatakan untuk kegiatan ‘kopdar’ pertama ini dalam rangka memperingati first anniversary ini juga diikuti komunitas-komunitas drone lain yang berasal dari Yogyakarta, Surakarta, Magelang, Temanggung maupun lainnya. Nafies berharap agar drone dapat semakin dikenal masyarakat dan menjadi sisi positif.

Ditambahkan juga, bahwa sesuai dengan peraturan dari Kementerian Perhubungan, para pilot drone wajib menjadi anggota komunitas drone di Indonesia. Komunitas Drone Phantom Magic Indonesia merupakan komunitas beranggotakan mereka yang menyukai drone, dan terdiri dari banyak anggota dengan profesi majemuk. Komunitas ini merayakan HUT pertamanya di Yogyakarta, Sabtu (18/3/2017) dan di Borobudur Magelang pada Minggu.

Komunitas Drone Phantom Magic, yang beranggotakan dari seantero nusantara ini. Pertama kali digagas Fajar Hamidi, seorang programer komputer yang berhasil memodifikasi sebuah produk drone, yang kemudian dapat diterbangkan dan dikendalikan lebih jauh dan lebih stabil dibanding produk setting pabrik. Pada perkembangannya komunitas drone magic Indonesia semakin berkembang dengan anggota yang memiliki drone dari berbagai jenis. (Tha)

Sumber: KR Jogja

Language